“Momen Idulfitri tentunya bagus untuk saling memaafkan apalagi tokoh-tokoh bangsa. Bagus sebagai contoh untuk rakyat bahwa saling memaafkan itu adalah sesuai dengan ajaran agama kita,” ujarnya.
Hubungan Anies dan Demokrat, terutama dengan AHY dan SBY sempat menjadi sorotan usai Pilpres 2024, terutama setelah Anies-AHY gagal maju berpasangan.
Kala itu, menjelang akhir pendaftaran, Anies justru maju bersama Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin.
Sejumlah politikus Partai Demokrat kemudian melayangkan kritik keras kepada Anies dan mengungkapkan kekecewaannya.
“Rentetan peristiwa yang terjadi merupakan bentuk pengkhianatan terhadap semangat perubahan, pengkhianatan terhadap Piagam Koalisi yang telah disepakati oleh ketiga parpol, juga pengkhianatan terhadap apa yang telah disampaikan sendiri oleh Capres Anies Baswedan yang telah diberikan mandat untuk memimpin Koalisi Perubahan,” ujar Sekjen Demokrat kala itu, Teuku Riefky Harsya. (bam)
