Papua bukanlah wilayah baru bagi Lulusan terbaik Seskoad 2011 tersebut. Sebelum dipromosikan menjadi Pangkogabwilhan III, Lucky menjabat sebagai Pangdam XXIV/Mandala Trikora setelah sebelumnya dipercaya menjadi Pangkoops Habema.
Jenderal tempur ini kerap memimpin langsung operasi di medan berat Papua dan tak segan turun langsung ke lapangan bersama pasukannya untuk memastikan stabilitas keamanan dan sekaligus melindungi masyarakat sipil.
Meski sangat tegas terhadap KKB Papua, Lucky juga menerapkan strategi humanis dan pembangunan kesejahteraan masyarakat. Ia sangat aktif berinteraksi dengan masyarakat, membantu pengembangan sektor pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan masyarakat Papua.
“Keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi. Prinsip itu selalu menjadi dasar dalam setiap operasi yang kami jalankan,” ujar Lucky Avianto dalam berbagai kesempatan saat bertugas di Papua.
“TNI hadir bukan hanya menjaga keamanan, tapi juga menjadi bagian dari solusi untuk masa depan Papua yang lebih sejahtera,” lanjutnya.
