Ia juga menjelaskan bahwa pada tahun ini Pegadaian menyediakan total 84 armada transportasi, yang terdiri dari 78 bus, 5 kapal laut, serta layanan kereta api yang digunakan secara serentak di berbagai wilayah Indonesia. Tiga moda transportasi yang digunakan yaitu bus, kereta api, dan kapal laut, dengan cakupan wilayah keberangkatan dan tujuan yang meliputi Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, hingga Nusa Tenggara dan Manado.
Khusus di Jakarta, keberangkatan peserta mudik dilakukan dari dua titik, yaitu Pegadaian Kebon Nanas dan Universitas Budi Luhur, dengan total sekitar 10 bus yang memberangkatkan 500 pemudik menuju berbagai kota di Jawa Tengah dan Jawa Timur.
“Harapan kita bapak ibu yang mudik ini melaksanakan kegiatan selama di kampung halaman dalam keadaan sehat walafiat. Dan nantinya bisa kembali dalam keadaan sehat juga,” tambahnya.
Eka juga menjelaskan bahwa program yang diselenggarakan Pegadaian merupakan program mudik satu arah. Hal ini dikarenakan jadwal kepulangan para pemudik yang berbeda-beda, mulai dari H+7, dua minggu setelah Lebaran, hingga satu bulan kemudian, sehingga penyelenggaraan arus balik secara bersama-sama menjadi lebih sulit dilakukan.
