Sementara itu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan, pemerintah telah menyiapkan sekitar 661.243 personel gabungan yang terdiri dari unsur TNI, Polri, Kementerian Dalam Negeri, serta berbagai kementerian dan lembaga terkait lainnya untuk mendukung pengamanan arus mudik dan arus balik tahun ini. Operasi pengamanan tersebut akan dilaksanakan selama 13 hari.
Disampaikan, beberapa hal yang menjadi perhatian utama dalam pelaksanaan mudik tahun ini yakni berdasarkan prakiraan dari BMKG, sejumlah wilayah masih berpotensi mengalami hujan. Oleh karena itu, pemerintah juga mempersiapkan langkah antisipasi terhadap kemungkinan terjadinya bencana seperti banjir, tanah longsor, maupun kondisi darurat lainnya.
“Pemerintah juga menyiapkan berbagai alternatif rute perjalanan guna memastikan pelayanan arus mudik dan arus balik tetap berjalan dengan lancar. Koordinasi juga dilakukan dengan pemerintah daerah untuk mempersiapkan lokasi evakuasi, tempat pengungsian, serta langkah-langkah penanganan pada tahap pra-bencana, saat bencana, maupun pascabencana,” kata Kapolri.
