IPOL.ID – Para pemukim ilegal Israel yang merebut tanah Palestina membual di grup WhatsApp tentang meningkatnya kekerasan terhadap warga Palestina di Tepi Barat yang diduduki, menurut laporan media pada Jumat 20 Maret 2026.
Times of Israel melaporkan bahwa para pemukim ilegal tersebut membagikan daftar serangan yang dilakukan terhadap warga Palestina selama bulan kalender Ibrani “Adar,” yang berakhir pada hari Rabu.
Dalam grup WhatsApp bernama “Berita dari Kami,” para pemukim mengatakan mereka telah menyerang kota Mikhmas, timur laut Yerusalem Timur yang diduduki, lima kali dalam sebulan, serta melakukan tiga serangan di Masafer Yatta di Tepi Barat selatan dan melakukan penggerebekan di 26 desa Palestina.
Grup tersebut juga membual telah melukai 37 warga Palestina, membakar dua masjid, dan membakar 16 rumah dan 19 kendaraan.
Serangan oleh para pemukim ilegal Israel yang merebut tanah Palestina di Tepi Barat yang diduduki telah meningkat.
Menurut data PBB, serangan semacam itu telah mencapai tingkat tertinggi dalam 20 tahun terakhir sejak pencatatan dimulai.
