Ipol.idIpol.id
Aa
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Reading: Pemukim Ilegal Israel Buat Grup WhatsApp: Tingkatkan Kekerasan Terhadap Warga Palestina di Tepi Barat!
Share
Ipol.idIpol.id
Aa
Cari berita disini...
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Follow US
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Ipol.id > Internasional > Pemukim Ilegal Israel Buat Grup WhatsApp: Tingkatkan Kekerasan Terhadap Warga Palestina di Tepi Barat!
Internasional

Pemukim Ilegal Israel Buat Grup WhatsApp: Tingkatkan Kekerasan Terhadap Warga Palestina di Tepi Barat!

Iqbal
Iqbal Published 21 Mar 2026, 18:55
Share
2 Min Read
pemukim israel Anadolu
Para pemukim Israel, di bawah perlindungan pasukan Israel, menyerbu Kota Tua Hebron di Tepi Barat bagian selatan pada 31 Januari 2026. [Foto: Mamoun Wazwaz – Anadolu]
SHARE

IPOL.ID – Para pemukim ilegal Israel yang merebut tanah Palestina membual di grup WhatsApp tentang meningkatnya kekerasan terhadap warga Palestina di Tepi Barat yang diduduki, menurut laporan media pada Jumat 20 Maret 2026.

Times of Israel melaporkan bahwa para pemukim ilegal tersebut membagikan daftar serangan yang dilakukan terhadap warga Palestina selama bulan kalender Ibrani “Adar,” yang berakhir pada hari Rabu.

Dalam grup WhatsApp bernama “Berita dari Kami,” para pemukim mengatakan mereka telah menyerang kota Mikhmas, timur laut Yerusalem Timur yang diduduki, lima kali dalam sebulan, serta melakukan tiga serangan di Masafer Yatta di Tepi Barat selatan dan melakukan penggerebekan di 26 desa Palestina.

Grup tersebut juga membual telah melukai 37 warga Palestina, membakar dua masjid, dan membakar 16 rumah dan 19 kendaraan.

Baca Juga

Daycare Little Aresha, Yogyakarta. Foto: ipol.id
Awal Mula Terungkapnya Kekerasan Daycare Yogyakarta, Laporan Eks Pengasuh yang Ijazahnya Ditahan
Liput Eksekusi di Cibubur, Wartawan Jadi Korban Kekerasan Oknum Juru Sita PN Jaktim
Viral Karyawan Baru di MBG Bekasi Alami Kekerasan dari Atasan

Serangan oleh para pemukim ilegal Israel yang merebut tanah Palestina di Tepi Barat yang diduduki telah meningkat.

Menurut data PBB, serangan semacam itu telah mencapai tingkat tertinggi dalam 20 tahun terakhir sejak pencatatan dimulai.

12Next Page
GN

Follow Akun Google News Ipol.id

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami
TAGGED: kekerasan, Pemukim Ilegal Israel, Warga Palestna
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram Copy Link
Previous Article aceh prabowo Presiden Prabowo Klaim Pemulihan Pasca-Banjir Aceh Tamiang Hampir 100 Persen
Next Article Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian mengungkapkan bahwa Presiden RI Prabowo Subianto mengapresiasi progres cepat pemulihan pascabencana Sumatera. (istimewa). Presiden Prabowo Apresiasi Progres Signifikan Pemulihan Pascabencana Sumatera

TERPOPULER

TERPOPULER
Rapat Dewan Komisioner Bulanan Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
Ekonomi

Kinerja Sektor Jasa Keuangan Terjaga di Tengah Berlanjutnya Ketidakpastian Kondisi Global

Jabodetabek
Banjir Rendam 7 Desa di Bogor, 346 KK Terdampak
05 May 2026, 19:07
HeadlineOlahraga
Borneo FC Nyaris Kudeta Persib di Puncak Klasemen usai Hajar Persita 2-0
06 May 2026, 06:10
Ekonomi
Makin Hemat Pesan Makan hingga Kirim Barang Pakai Aplikasi Grab, BRI Tawarkan Potongan Harga Spesial bagi Pengguna BRI Kartu Kredit Mastercard!
05 May 2026, 18:10
Headline
4 Dokter Internship Meninggal Diduga Karena Beban Kerja, Legislator Minta Investigasi
05 May 2026, 21:45
Ipol.idIpol.id
Follow US

IPOL.ID telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor 1084/DP-Verifikasi/K/IV/2023
https://dewanpers.or.id/data/perusahaanpers

Copyright © IPOL.ID. All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Logo Ipol.id Logo Ipol.id
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?