IPOL.ID-Menteri Pertahanan Amerika Serikat, Pete Hegseth, menegaskan bahwa pihaknya belum menetapkan batas waktu berakhirnya operasi militer AS terhadap Iran. Ia menyebut, keputusan akhir sepenuhnya berada di tangan Presiden Donald Trump.
Sebelumnya, dalam wawancara dengan media Inggris, Trump memperkirakan operasi di wilayah Iran dapat berlangsung sekitar empat minggu, dengan mempertimbangkan luas geografis dan kompleksitas medan yang dihadapi.
Namun, Hegseth menekankan bahwa estimasi tersebut bukanlah ketetapan final. Dalam konferensi pers di Pentagon bersama Ketua Kepala Staf Gabungan Jenderal Dan Caine, ia menyampaikan bahwa durasi operasi sangat bergantung pada dinamika di lapangan serta arahan presiden.
“Presiden memiliki fleksibilitas penuh untuk menentukan. Bisa dua minggu, empat minggu, enam minggu, atau bahkan lebih cepat maupun lebih lama,” ujar Hegseth kepada wartawan, Senin (2/3/2026).
Ia menambahkan, Pentagon akan menjalankan setiap instruksi presiden sesuai dengan tujuan strategis yang telah ditetapkan. Menurutnya, pendekatan yang diambil saat ini mengedepankan pengendalian eskalasi agar target operasi dapat tercapai tanpa memperluas konflik.
