Hegseth juga menolak membeberkan secara rinci tenggat waktu operasi militer tersebut. Ia menegaskan bahwa strategi dan perencanaan dijalankan secara hati-hati oleh jajaran komando militer, termasuk para jenderal dan komandan di lapangan.
“Kami memiliki rencana yang matang dan kepemimpinan militer yang berpengalaman untuk memastikan misi berjalan sesuai sasaran. Namun, kami tidak akan menyampaikan secara terbuka berapa lama operasi ini akan berlangsung,” tegasnya.
Pemerintah AS menegaskan komitmennya untuk mencapai tujuan operasi, sembari tetap mempertimbangkan stabilitas kawasan dan perkembangan situasi yang terus berubah. (bam)
