Selain faktor arus balik, penundaan juga dipengaruhi oleh masih diperlukannya waktu untuk penyempurnaan fasilitas di Pelabuhan Siwa serta adanya keterlambatan pengiriman material untuk pembangunan movable bridge (MB).
ASDP memastikan bahwa selama masa penundaan, operasional lintasan Bajoe–Kolaka tetap berjalan normal dan optimal untuk melayani kebutuhan masyarakat.
“Kami mengimbau pengguna jasa untuk merencanakan perjalanan lebih awal dan memanfaatkan layanan pembelian tiket online melalui Ferizy guna menghindari antrean di pelabuhan,” tutup Windy.
Ke depan, ASDP bersama seluruh pemangku kepentingan akan terus memperkuat koordinasi guna memastikan proses pengalihan lintasan dapat berjalan lancar, efektif, serta memberikan manfaat optimal bagi masyarakat dan kelancaran konektivitas antarwilayah. (tim)
