Anwar menyatakan perhatian utama Malaysia adalah keselamatan warga negaranya di Iran, negara-negara Teluk, dan kawasan Timur Tengah yang lebih luas.
Ia meyakinkan seluruh warga Malaysia di wilayah terdampak bahwa pemerintah terus mengambil langkah yang diperlukan untuk memastikan perlindungan mereka.
“Perwakilan kami telah diberikan mandat dan sumber daya penuh untuk membantu warga Malaysia,” kata Anwar.
Pemerintah Malaysia juga mengevaluasi dampak ekonomi konflik tersebut, termasuk risiko terhadap ruang udara regional dan kebebasan navigasi melalui Selat Hormuz. katanya.
Menurut Anwar, perdagangan dan keamanan energi Malaysia terdampak langsung, dan pemerintah akan bertindak sebagaimana diperlukan untuk melindungi kepentingan nasionalnya.
Malaysia menyerukan gencatan senjata segera, perlindungan warga sipil, dan kembalinya dialog yang sungguh-sungguh.
Anwar menekankan bahwa penyelesaian krisis tidak dapat dicapai melalui kekerasan, melainkan memerlukan diplomasi, pengendalian diri, dan kemauan politik yang kuat. (bam)
