“Yang pertama, undangan itu tentunya soal silaturahmi, apalagi di bulan Ramadan ini,” katanya, Selasa (3/3).
Menurut Dasco, Prabowo ingin menyampaikan perkembangan situasi geopolitik terbaru usai rangkaian kunjungan luar negeri yang dilakukannya. Situasi global yang bergejolak dinilai berpotensi membawa implikasi langsung terhadap Indonesia.
“Yang kedua, Pak Presiden ingin memberikan update kepada presiden-presiden terdahulu mengenai situasi geopolitik terbaru pasca Presiden Prabowo kembali dari kunjungan luar negeri,” katanya.
“Kemudian yang ketiga tentunya, Pak Prabowo ingin juga mendengar masukan dan saran-saran dari presiden terdahulu untuk dijadikan pertimbangan-pertimbangan dan juga dalam melakukan perencanaan mitigasi-mitigasi untuk bangsa dan negara dari dampak yang kita sama-sama tahu pada saat ini sedang terjadi, yang kemungkinan juga akan berdampak bagi negara kita. Demikian,” lanjutnya.
Meski seluruh mantan presiden diundang, Dasco mengaku tidak mengetahui secara rinci siapa saja yang telah memberikan konfirmasi kehadiran. Hingga Selasa siang, baru kehadiran Jokowi yang dipastikan.
