Di sisi lain, para pengungsi yang sebelumnya berada di tenda telah dipindahkan ke hunian sementara (huntara) yang disiapkan pemerintah.
Pada kesempatan tersebut, Tito menyampaikan rasa syukur dan ucapan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto yang berkesempatan hadir di tengah masyarakat terdampak bencana di Aceh Tamiang.
“Jadi, Alhamdulillah Bapak Presiden berkesempatan untuk hadir di Aceh, dan saya kira masyarakat Aceh sangat mengapresiasi,” ungkap Tito.
Ia mengungkapkan, Presiden Prabowo memberikan perhatian serius kepada tiga daerah terdampak bencana di Sumatera, yakni Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar). Hal itu ditandai dengan kehadiran Presiden pada momentum tahun baru di Sumut, serta beberapa kali kunjungan di Sumbar.
“Beliau melaksanakan salat Idulfitri bersama-sama dengan pengungsi di Aceh Tamiang sebagai simbol menurut saya ya, kepedulian beliau terhadap para pengungsi dan juga musibah bencana yang lalu,” sambung Tito.
Tito memastikan, Satgas PRR bersama pihak terkait akan terus bekerja keras untuk memastikan percepatan pemulihan berlangsung secara optimal. Dengan dukungan berbagai pihak, ia berharap kondisi wilayah pascabencana Sumatera dapat pulih dan berlangsung normal sepenuhnya. (sol.)
