Kim Jong Un merupakan generasi ketiga dari dinasti Kim yang telah berkuasa sejak 1948. Ia mulai memimpin sejak 2011 setelah wafatnya sang ayah, Kim Jong Il.
Proses pemilihan anggota parlemen ini pun mencatatkan angka statistik yang mencolok. Dari 687 deputi yang terpilih, laporan menyebutkan tingkat partisipasi pemilih mencapai 99,99 persen.
Sebanyak 99,93 persen suara dinyatakan setuju, sementara hanya 0,07 persen yang memberikan suara menolak terhadap kandidat tunggal yang diajukan partai berkuasa.
Sejumlah pengamat menilai sidang parlemen kali ini juga membuka kemungkinan adanya perubahan konstitusi. Salah satu isu yang mencuat adalah wacana memasukkan secara resmi hubungan antara Korea Utara dan Korea Selatan sebagai hubungan antara dua negara yang bermusuhan, seiring meningkatnya ketegangan di kawasan Semenanjung Korea. (far)

