Sementara itu, CEO AALTO Hughes Boulnois menyampaikan bahwa penguatan kerja sama ini berlangsung di tengah meningkatnya momentum komersial teknologi Stratospace. “Kemampuan Zephyr dalam menghadirkan konektivitas langsung ke perangkat (direct-to-device) membuka peluang untuk menjangkau wilayah dengan keterbatasan akses sekaligus meningkatkan keandalan jaringan. Asia-Pasifik menjadi kawasan strategis bagi pertumbuhan AALTO dan bagian penting dari evolusi konektivitas global,” ungkapnya.
Dengan diperpanjangnya MoU hingga Oktober 2027, kedua perusahaan akan terus mengevaluasi dan mematangkan potensi integrasi antara teknologi HAPS dan infrastruktur telekomunikasi sebagai bagian dari komitmen bersama dalam memperluas akses konektivitas serta mempercepat transformasi digital Indonesia. (Adv/Yudha)
