“Kami sudah melakukan konfirmasi awal dan menelusuri sumber video yang beredar,” ujar Andi.
Ia menjelaskan bahwa video tersebut merupakan unggahan ulang dari konten yang sebelumnya beredar di platform TikTok. Meski demikian, pihak pengadilan tetap melakukan investigasi lanjutan untuk memastikan waktu kejadian serta identitas petugas yang terekam.
Menurut Andi, proses klarifikasi masih berlangsung secara internal, meskipun sebagian pegawai tengah menjalani cuti Lebaran. Pihaknya memastikan penelusuran akan diselesaikan secepat mungkin.
Pengadilan Negeri Jakarta Pusat juga menegaskan komitmennya untuk menyampaikan hasil investigasi kepada publik sebagai bentuk transparansi dan upaya menjaga kepercayaan masyarakat terhadap layanan peradilan.
Kasus ini pun kembali menjadi pengingat pentingnya profesionalisme aparatur dalam memberikan pelayanan publik, terlebih di institusi yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.(Vinolla)
