“Tidak ada pencabulan. Itu anak kandungnya. Ayahnya diduga mengalami gangguan atau seperti kerasukan sehingga bertindak tidak terkendali,” ujarnya, Jumat (27/3/2026).
Ia menjelaskan, parang yang dibawa pria tersebut digunakan untuk memotong tali yang dilemparkan warga, bukan untuk melukai korban.
Berdasarkan keterangan korban, tidak ditemukan adanya tindakan asusila. Korban juga menyebut ayahnya berubah sikap secara tiba-tiba saat perjalanan dari Pulau Karas menuju Rempang Cate.
Polisi memastikan peristiwa tersebut telah ditangani dan situasi di lokasi kini sudah dalam kondisi aman. Aparat juga mengimbau masyarakat untuk tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi serta tetap tenang menyikapi video yang beredar.(Vinolla)

