“Ada akun Instagram yang membabi buta mencaci maki saya,” ujar Hendrik.
Ia menegaskan bahwa tuduhan yang dialamatkan kepadanya tidak berdasar dan telah berdampak pada kondisi mental serta nama baik keluarganya. Hendrik juga menyebut bahwa videonya telah disebarkan tanpa izin oleh pihak lain.
Lebih lanjut, Hendrik berencana melanjutkan laporan tersebut ke tingkat yang lebih tinggi, yakni Polda Jawa Barat, dalam waktu dekat. Ia berharap proses hukum dapat berjalan secara adil dan memberikan kepastian atas kasus yang menimpanya.
Hendrik juga menekankan pentingnya menjaga nama baik program pemerintah, khususnya program Makan Bergizi Gratis. Ia menilai ada pihak-pihak tertentu yang sengaja membangun opini negatif terhadap dirinya dan program tersebut.
Sementara itu, pihak Polres Cimahi telah menerima laporan dan barang bukti berupa tangkapan layar komentar serta unggahan yang dianggap merugikan. Kasus ini kini tengah dalam penanganan lebih lanjut oleh aparat kepolisian.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih bijak dalam menggunakan media sosial serta tidak mudah menyebarkan atau mempercayai informasi yang belum terverifikasi kebenarannya.(Vinolla)
