Namun, atas kejadian dia alami, dirinya pun sedih karena kendaraan roda dua itu merupakan hasil jerih payah berjualan sayuran.
“Itu kan satu-satunya (motor) saya buat angkut barang dari Pasar Induk Kramat Jati. Apalagi itu masih cicilan, jadi saya lapor dulu ke Adira, dari sana saya lapor polisi,” ujar Yayah sedih. (Joesvicar Iqbal)
