Indra menambahkan kegiatan ini juga menjadi bagian dari Gerakan Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan yang bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap pentingnya perlindungan dari berbagai risiko kerja. Indra menyebut perlindungan tersebut mencakup risiko kecelakaan kerja, kematian, hingga jaminan hari tua bagi pekerja, “Melalui gerakan ini, kami ingin memperluas literasi masyarakat mengenai pentingnya perlindungan sosial bagi pekerja,” kata Indra.
Indra menilai masjid memiliki jangkauan luas sehingga dapat dimanfaatkan sebagai ruang edukasi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan. Indra menegaskan kolaborasi dengan Dewan Masjid Indonesia dan Dewan Kemakmuran Masjid diharapkan mampu memperluas jangkauan perlindungan hingga ke lingkungan jamaah, “Kami berharap literasi mengenai pentingnya Jaminan Sosial Ketenagakerjaan dapat menjangkau masyarakat hingga ke lingkungan masjid,” ujar Indra.
Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan penyerahan simbolis kartu kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan kepada perwakilan peserta serta penyerahan manfaat klaim kepada ahli waris sebagai bukti nyata perlindungan yang diberikan program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan. Indra menyebut langkah ini sebagai bentuk edukasi langsung kepada masyarakat mengenai manfaat program, “Penyerahan ini menjadi bukti nyata program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan memberikan perlindungan bagi pekerja dan keluarganya,” tutur Indra.
