“Jadi kita harus akui dulu, pemerintah sampai saat ini sangat membantu. Walaupun saat ini kami tidak masuk dalam 22 cabor prioritas yang kalau menurut kabarnya itu sekaligus lokomotif. Tapi perlu disampaikan juga bahwa kita sudah masuk Youth Olympic. Mudah-mudahan dalam proses masuk Olympic. Walaupun tidak masuk dalam 22 cabor, tapi kami masih yakin bahwa secara dana dan keuangan, pemerintah pasti akan bantu. Gak apa-apa, nama gak masuk, tapi dana dibantu, supaya kita tetap bisa mempertahankan prestasi,” kata Gunawan.
Seperti selama ini, kata Gunawan, wushu sudah berhasil mempertanggungjawabkan penggunaan dana dari pemerintah dan uang Dewan Kehormatan dalam bentuk medali-medali emas dan berkibarnya Merah Putih di negara-negara luar.
“Informasi yang kami miliki kan terbatas, sebab itu kami meminta Bapak-Bapak ke Pak Menpora Pak Erick untuk mempertanyakannya,” ungkap Gunawan.
Baik Ngatino maupun Gunawan Tjokro berharap bantuan dari pemerintah berjalan lancar, sehingga PB WI bisa maksimal melaksanakan program. Apalagi PB WI sudah menjalankan pelatnas di Jakarta dalam rangka persiapan menghadapi Asian Games Nagoya 2026.
