IPOL.ID – Upaya militer Amerika Serikat dalam menyelamatkan awak pesawat tempur yang jatuh di wilayah Iran akhirnya membuahkan hasil. Kopilot F-15E dilaporkan selamat dan kini telah dipindahkan ke Kuwait untuk mendapatkan perawatan medis.
Informasi tersebut diungkap The New York Times dengan mengutip sejumlah pejabat AS, pada Minggu (5/4). Insiden bermula dari jatuhnya jet tempur F-15E yang membawa dua awak, sebagaimana sebelumnya dilaporkan The Washington Post.
Di tengah simpang siur informasi, media Israel Channel 12 menyebut satu awak berhasil diselamatkan. Konfirmasi kemudian datang dari Presiden AS Donald Trump yang memastikan kopilot dalam kondisi selamat meski mengalami luka.
Trump menggambarkan misi tersebut sebagai “salah satu Operasi Pencarian dan Penyelamatan paling berani dalam sejarah AS.”
Selama dua hari, ratusan personel pasukan khusus dikerahkan, didukung armada udara serta teknologi pengintaian canggih, termasuk sistem berbasis siber dan ruang angkasa, demikian dilaporkan New York Times.
