Data pelacakan kapal menunjukkan TOUSKA berangkat dari Port Klang, Malaysia, pada 12 April dan disebut sedang menuju pelabuhan Bandar Abbas di Iran.
Juru bicara militer Iran, Ebrahim Zolfaghari mengatakan pasukan AS menembaki kapal tersebut sebelum naik ke atasnya.
“Amerika Serikat yang agresif, dengan melanggar gencatan senjata dan melakukan pembajakan maritim, menyerang salah satu kapal Iran setelah melumpuhkan sistem navigasinya,” katanya.
Insiden tersebut pertama kali diumumkan oleh Presiden AS Donald Trump pada Minggu dan kemudian dikonfirmasi oleh Komando Pusat AS (CENTCOM), yang menyatakan bahwa USS Spruance mencegat kapal kargo berbendera Iran tersebut, yang mencoba menembus blokade laut AS di Teluk Oman.
Dalam pernyataannya, CENTCOM menyebut kapal tersebut kini berada dalam penguasaan militer AS dan diamankan oleh pasukan Marinir. Pihaknya juga merilis rekaman video yang menunjukkan peringatan kepada kapal sebelum tindakan penembakan dilakukan.
Zolfaghari menambahkan bahwa pasukan AS naik ke kapal tersebut setelah mengerahkan “sejumlah marinir teroris” ke atasnya.
