Indonesia sebenarnya memiliki peluang untuk mencuri poin, salah satunya melalui tunggal putra Anthony Sinisuka Ginting. Namun dalam pertandingan tersebut, Ginting mengalami kendala fisik di penghujung gim ketiga setelah sempat terjatuh dan mengalami kram. Kondisi tersebut berdampak pada pergerakan yang tidak lagi optimal serta menurunnya akurasi pukulan, sehingga peluang untuk mengamankan poin tidak dapat dimaksimalkan. Ginting akhirnya harus mengakui keunggulan Toma Junior Popov dengan skor tipis 20-22 di gim penentuan.
Pada partai keempat, yang menjadi salah satu penentu peluang Indonesia untuk memperpanjang asa lolos ke perempat final, pasangan Sabar/Reza diharapkan mampu menyumbangkan poin. Terlebih, secara rekor pertemuan mereka unggul 2-0 atas pasangan Eloi Adam/Leo Rossi. Namun dalam pertandingan tersebut, Sabar/Reza belum mampu menampilkan performa terbaik. Permainan yang kurang lepas serta tekanan dari lawan membuat peluang tersebut tidak berhasil dikonversi menjadi kemenangan.
