Sementara itu, Thailand keluar sebagai juara Grup D setelah mencatatkan kemenangan meyakinkan atas Prancis dengan skor 4-1. Prancis memastikan diri sebagai runner-up grup dan mendampingi Thailand melaju ke babak perempat final.
Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI, Eng Hian, menyampaikan permohonan maaf sekaligus mengakui keunggulan lawan.
“Atas nama PBSI, saya memohon maaf karena belum bisa memberikan hasil yang terbaik untuk Thomas Cup kali ini. Harus kami akui Prancis tampil lebih baik dari kita hari ini. Kami menerima hasil ini dan mengakui keunggulan tim Prancis yang mampu memanfaatkan peluang dengan sangat baik di setiap partai,” ujarnya.
Lebih lanjut, Eng Hian menjelaskan bahwa secara strategi dan komposisi pemain, tim Prancis memiliki keuntungan tersendiri. Kehadiran Popov bersaudara yang bermain rangkap di sektor tunggal maupun ganda memberikan fleksibilitas dalam penyusunan line-up. Hal ini membuat tiga partai awal didominasi sektor tunggal, yang secara peringkat dunia maupun rekor pertemuan relatif berimbang dengan pemain Indonesia.
