Masalah koordinasi mulai terlihat di kubu Garuda Jaya. Banyaknya attack error membuat mereka semakin tertinggal jauh 9-16. Samator yang bermain lebih taktis dan minim kesalahan terus memperlebar margin angka hingga 23-15. Tanpa kesulitan berarti, Samator mengamankan set kedua dengan skor 25-17.
Berada di ujung tanduk, Garuda Jaya mencoba bangkit di set ketiga. Kejar-mengejar angka terjadi sejak awal laga hingga skor kembar 5-5. Garuda Jaya sempat memberikan harapan bagi pendukungnya saat berbalik unggul 12-11.
Pertandingan berubah menjadi tensi tinggi ketika kedua tim saling membalas poin hingga kedudukan 18-18. Namun, kematangan mental Samator kembali teruji di poin-poin krusial. Setelah unggul 21-19, Samator terus menekan pertahanan lawan yang mulai goyah. Pukulan terakhir dari lini serang Samator akhirnya menyudahi perlawanan Garuda Jaya dengan skor 25-20.
Usai laga pelatih Garuda Jaya, Nur Widayanto mengakui pemainnya butuh lecutan, “Sebenarnya set pertama tadi sudah bagus, namun ada satu pemain yang melakukan kesalahan, jadi semua ikut-ikutan,” kata Nur Widayanto.
