Dengan hasil ini, JPE unggul agregat 1-0 atas Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia. Kemenangan ini menjadi modal psikologis yang sangat besar bagi JPE untuk mengunci gelar juara di pertemuan berikutnya.
Usai laga pelatih Phonska Plus, Alessandro Lodi mengaku kecewa, “Hari ini kita tidak cukup baik. Dan saya akui Pertamina bermain lebih baik,” kata Lodi.
Ia pun akan berusaha memperbaiki timnya, “Tapi kami akui mesti tim kami hari ini bermain kurang baik, dan memang lawan lebih baik. Mudah-mudahan kami besok bermain lebih bagus,” tukas Lodi.
Sementara itu, pelatih JPE, Bullent Karsioglu mengatakan, untuk menuju juara pihaknya akan melangkah satu persatu. Ia juga mengaku cuaca sangat panas, “Meski cuaca cukup panas, tapi kami bisa menciptakan kondisi yang baik untuk menang,” kata Bullent.
Pelatih asal Turki ini juga menyampaikan, sempat melakukan ritme permainan, “Yang jelas kami akan membuat kejutan lagi besok,” tukas Bullent.
Kapten tim JPE, Tisya Amallya mengatakan, kunci kemenangan ini adalah sabar. “Kami sempat deg-degan setelah kalah di set 1. Tapi terus terang kami hari ini bermain lebih sabar,” kata kapten tim JPE Tisya Amallya.(***)
