Pelatih Electric PLN, Chamman Dokmai, sempat mengambil time out saat timnya tertinggal 13-16 untuk memutus momentum lawan. Duel sengit adu spike terus terjadi hingga kedudukan 22-20. Dalam situasi krusial, ketenangan Yonkaira Pena membawa Popsivo mencapai set point 24-22 sebelum akhirnya mengunci set kedua 25-22.
Popsivo Polwan tidak menurunkan intensitas di set ketiga. Performa meyakinkan Malwina Smarzek membawa timnya unggul cepat 8-4. Meski Kara Bajema terus berusaha mengejar hingga skor 10-12, Popsivo tetap kokoh dalam pertahanan dan tajam dalam transisi.
Memasuki poin-poin tua, Popsivo memimpin 19-14. Upaya terakhir Neriman Ozsoy dkk sempat membawa Electric PLN mendekat di angka 17-19, namun kematangan mental pemain Popsivo tak tergoyahkan. Mereka mencapai angka 24-20 dan akhirnya menutup laga dengan skor 25-21.
Kemenangan ini menempatkan satu kaki Popsivo Polwan di podium ketiga Proliga 2026. Efektivitas serangan balik dan kegagalan Electric PLN dalam melakukan challenge di momen krusial set pertama menjadi titik balik mentalitas kedua tim. Electric PLN harus bekerja ekstra keras pada leg kedua jika ingin memaksakan babak golden set.
