Di sisi lain, insiden tersebut turut memicu sorotan terhadap armada kendaraan listrik yang digunakan. Seluruh unit Green SM Indonesia diketahui merupakan produksi VinFast, pabrikan otomotif asal Vietnam yang berada dalam satu grup perusahaan. Dugaan kendaraan mogok di perlintasan rel memunculkan pertanyaan publik mengenai keandalan kendaraan listrik untuk operasional komersial intensif.
Hingga berita ini diturunkan, baik VinFast maupun Green SM Indonesia belum memberikan tanggapan tambahan terkait kritik yang berkembang. Kolom komentar pada akun Instagram resmi perusahaan juga terpantau masih ditutup.
Sementara itu, investigasi masih dilakukan oleh Komite Nasional Keselamatan Transportasi bersama pihak Kepolisian dan PT KAI untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan yang menelan korban jiwa tersebut.
Bagi keluarga korban yang membutuhkan informasi resmi, PT KAI membuka layanan melalui WhatsApp 0811-2223-3121 atau Call Center 121.(Vinolla)
