Namun demikian, sambung Ritonga menambahkan, kendaraan roda empat tidak bisa melintas di sana sementara waktu.
Sedangkan, sepeda motor diarahkan oleh petugas jaga di sana melalui gang dan nantinya bisa tembus ke jalan besar di dekat SMPN 171.
“Jadi pesepada motor itu bisa melewati sisi sungai (di jembatan amblas) yang tembus ke jalan SMPN 171 Rambutan,” tegasnya.
Dikatakan dia, penyebab utama jalan jembatan ambles karena turab kali di bawah jembatan tergerus air. Sehingga, saat dilintasi oleh kendaraan truk atau muatan berat, beban jembatan tidak lagi mampu menahan berujung ambles.
“Beton di bawah itu kosong dan terjadi ambles. Makanya sama Sudin Bina Marga diperkuat dulu turap dengan beton baru,” tutupnya. (Joesvicar Iqbal)
