IPOL.ID-Krisis Timur Tengah yang sudah berlangsung hampir satu bulan menimbulkan kekhawatiran di tengah masyarakat dunia akan ketersedian energi di muka bumi.
Penutupan selat Hormuz menjadi penyebab, lantaran penutupan tersebut menghambat pasokan minyak ke negara-negara dunia.
Menyikapi hal itu, Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo memberikan angin segar pada masyarakat di tanah air. Salah satunya, dengan memastikan kesiapan perusahaan dalam menjalankan kebijakan pemerintah sekaligus menjaga keandalan listrik nasional di tengah dinamika geopolitik global.
“Di tengah kondisi geopolitik global yang dinamis, kami mengapresiasi langkah Pemerintah yang tetap menjaga stabilitas tarif listrik pada Triwulan II 2026. Kebijakan ini memberikan kepastian bagi masyarakat dan dunia usaha, serta menunjukkan kehadiran negara dalam menjaga daya beli dan daya saing nasional,” ujar Darmawan, Rabu (1/4/2026).
Dia juga memastikan komitmennya PLN dalam menjaga pasokan listrik tetap andal, mulai dari sisi pembangkitan hingga distribusi ke seluruh wilayah Indonesia.
