Sementara itu, tuan rumah PSIM juga tidak dalam kondisi ideal. Beberapa pemain dipastikan absen, termasuk mantan pemain Persita Ezequiel Vidal dan Riyatno Abiyoso yang terkena akumulasi kartu. Selain itu, dua pemain asing, Anton Fase dan Rakhmatsho Rakhmatzoda, juga harus menepi akibat cedera.
Performa PSIM sendiri tidak jauh berbeda dengan Persita. Laskar Mataram belum meraih kemenangan dalam enam laga terakhir, dengan rincian tiga hasil imbang dan tiga kekalahan. Hal ini membuat pertandingan menjadi ajang pembuktian bagi kedua tim untuk kembali ke jalur positif.
Pelatih Persita, Carlos Pena, menegaskan timnya telah melakukan persiapan maksimal jelang laga penting ini. Ia menyebut seluruh pemain dalam kondisi fokus dan memahami pentingnya pertandingan.
“Persiapan kami berjalan dengan baik, dengan intensitas latihan yang bagus. Semua pemain fokus dan tahu betapa pentingnya laga ini,” ujar Pena.
Ia juga menekankan bahwa timnya tidak terlalu memikirkan absennya sejumlah pemain lawan, karena PSIM tetap memiliki kekuatan kolektif yang patut diwaspadai.
