Sementara, Kasudin Dukcapil Jakarta Timur, Ade Himawan menjelaskan, sosialisasi diikuti 50 peserta. Yakni dari para ketua RT, RW, LMK dan FKDM. Kemudian untuk melayani 2.436 jiwa pendatang baru itu, pihaknya menggelar layanan Adminduk di kantor kelurahan Pondok Kelapa.
Sebelumnya, diadakan kegiatan sosialisasi serupa di Cakung Barat pada 10 April lalu. Selain itu juga digelar layanan jemput bola, baik di sekolah, sekretariat RW, maupun tempat publik lainnya.
“Pelayanan jemput bola guna mendukung layanan masyarakat langsung juga kami lakukan,” ujar Ade.
Selain sosialisasi, pihaknya juga menggelar layanan jemput bola bagi warga non-permanen atau yang belum memiliki KTP DKI. Jenis layanan yang diberikan adalah, Identitas Kependudukan Digital (IKD), pembuatan/penggantian) KTP elektronik, Kartu Keluarga (KK), Akte Perkawinan, Pernikahan dan jenis layanan administrasi kependudukan lainnya.
Sementara, warga RT 12/05, Pondok Bambu, Larno, 51, mengatakan, dirinya sudah 29 tahun tinggal di Jakarta mengontrak di Pondok Bambu. Namun baru kali ini mengurus KTP DKI. Selama ini masih menggunakan KTP Solo, Jawa Tengah, karena anak dan isteri tinggal di Solo.
