Pemanfaatan Buku ESA dimaksud diharapkan mampu menjangkau masyarakat secara lebih luas dan inklusif dari berbagai latar belakang agama dan kepercayaan, dalam menciptakan masyarakat yang cakap literasi keuangan dan mampu mengelola keuangannya dengan baik dalam mencapai kesejahteraannya.
Turut hadir dalam acara ini, Deputi Komisioner Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan dan Pelindungan Konsumen OJK Rizal Ramadhani, Deputi Komisioner Pengaturan, Perizinan, dan Pengendalian Kualitas OJK Deden Firman Hendarsyah, Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama RI H. Abu Rokhmad beserta jajaran pimpinan, Ketua Badan Pelaksana Harian DSN-MUI K.H. Cholil Nafis, serta pimpinan Kementerian/Lembaga, antara lain Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS), Ikatan Ahli Ekonomi Islam Indonesia (IAEI), dan Masyarakat Ekonomi Syariah (MES).
Melalui penyelenggaraan GERAK Syariah 2026 dan peluncuran Buku ESA yang sejalan dengan prinsip keuangan syariah yang bersifat universal, memberikan manfaat bagi seluruh lapisan masyarakat. OJK menegaskan komitmennya untuk terus mendorong terwujudnya masyarakat yang semakin terliterasi dan terinklusi keuangan syariah melalui penguatan sinergi dan kolaborasi bersama seluruh pemangku kepentingan. (sol)
