“Kami selalu menganalisis pertandingan sebelumnya dan menyusun latihan berdasarkan kelemahan yang terlihat. Kadang bola memang tidak masuk, tapi kami terus bekerja sejak awal kompetisi untuk memperbaiki hal ini,” tegasnya.
Mauricio juga mengingatkan para pemainnya untuk tidak meremehkan Persis Solo. Meski saat ini berada di zona rawan degradasi, ia menilai tim asal Solo tersebut menunjukkan perkembangan dalam beberapa laga terakhir.
“Di Indonesia tidak ada pertandingan yang mudah. Kami harus masuk dengan fokus penuh agar tidak ada kejutan,” tambahnya.
Sementara itu, pemain Persija, Fabio Calonego, menyatakan tim dalam kondisi siap menghadapi pertandingan. Ia menyebut persiapan berjalan efektif, termasuk melalui analisis permainan Persis menggunakan tayangan video.
“Kami berlatih dengan baik dan mempelajari permainan Solo. Kami siap menjalani pertandingan dan berusaha meraih tiga poin,” kata Fabio.
Terkait kontribusinya musim ini, Fabio mengungkapkan tiga gol yang telah ia cetak seluruhnya berasal dari tendangan jarak jauh. Hal tersebut, menurutnya, merupakan hasil dari latihan rutin serta kepercayaan diri yang diberikan pelatih dan rekan setim.
