“Situasi itu sangat krusial. Pablo terjatuh dan menurut saya seharusnya diperiksa VAR. Sebelumnya ada keputusan yang butuh waktu tujuh menit untuk ditinjau, tapi kali ini tidak. Ini menunjukkan inkonsistensi,” tegasnya.
Setelah gol penalti tersebut, Persita mencoba bangkit dengan memasukkan sejumlah pemain ofensif guna mengejar ketertinggalan. Namun hingga peluit panjang dibunyikan, upaya mereka belum membuahkan hasil.
Meski kecewa, Carlos memastikan timnya tidak akan menyerah dan segera melakukan evaluasi untuk laga berikutnya. Ia menilai sektor ofensif menjadi pekerjaan rumah utama.
“Kami harus menciptakan lebih banyak peluang dan memaksimalkannya menjadi gol. Itu tidak mudah, tetapi kami harus menjaga kepercayaan diri pemain,” tambahnya.
Senada dengan sang pelatih, salah satu pemain Persita yaitu Charisma fathoni juga mengungkapkan kekecewaannya atas hasil tersebut. Ia menegaskan pentingnya segera bangkit dan fokus menghadapi pertandingan selanjutnya.
“Kami harus kembali berlatih dan memperbaiki kekurangan. Fokus kami sekarang adalah pertandingan berikutnya,” ujarnya.
