“Istri saya mendapat kabar dari rekannya sesama orang tua bahwa ada penggerebekan di daycare tersebut sekitar pukul dua siang,” ujarnya.
Setelah menerima informasi tersebut, istrinya langsung menjemput anak mereka. Noorman kemudian menyusul ke lokasi pada sore hari dan mendapati situasi telah ramai oleh kehadiran orang tua dan aparat kepolisian.
Ia juga mengaku sempat diperlihatkan video oleh pihak kepolisian yang menunjukkan kondisi anak-anak saat penggerebekan berlangsung.
“Dari video itu terlihat anak-anak diperlakukan tidak manusiawi selama berada di sana,” katanya.
Dalam penggerebekan tersebut, sejumlah pihak pengelola daycare, termasuk pengurus dan pengasuh, diamankan untuk dimintai keterangan lebih lanjut di kantor polisi.
Para orang tua korban hingga kini masih menunggu perkembangan kasus dan berharap penanganan dilakukan secara transparan dan tuntas.
“Kami berharap kasus ini terus dikawal hingga selesai. Kami khawatir jika tidak, kasus ini bisa saja hilang begitu saja,” ujar Noorman.
