Pramono menambahkan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan terus memperkuat sinergi dengan berbagai komunitas perantau, termasuk PJT, dalam menjaga keharmonisan, kerukunan, dan toleransi. Nilai-nilai tersebut menjadi fondasi penting dalam mewujudkan Jakarta sebagai kota global yang inklusif, layak huni, dan berkelanjutan.
Untuk diketahui, Halalbihalal kali ini turut dihadiri Wiranto sebagai Dewan Kehormatan PJT serta Sutiyoso, Gubernur DKI Jakarta periode 1997–2007. Momentum tersebut juga dimanfaatkan untuk memperkuat kepedulian sosial melalui pemberian santunan kepada 100 anak yatim, hasil kolaborasi dengan Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih dan Badan Amil Zakat Nasional.
Berdiri sejak 1995, PJT menjadi simbol kekeluargaan bagi warga Jawa Tengah di perantauan, sekaligus penggerak berbagai kegiatan sosial dan edukatif yang membawa manfaat luas. Warga Jawa Tengah bukan hanya bagian dari keberagaman etnis di Jakarta, tetapi juga mitra penting dalam menjaga harmoni dan mendorong kemajuan kota.(Sofian)
