IPOL.ID-Guna menciptakan sistem keamanan terintegerasi. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mewajibkan gedung empat lantai lebih untuk terhubung dengan kamera pengawas (CCTV) Pemerintah Provinsi DKI.
“Hal itu sesuai dengan Pergub. Sehingga sistem keamanan gedung di Jakarta akan menjadi terintegrasi,” kata Pramono di Jakarta Pusat, Sabtu (4/3/2026).
Pramono menilai upaya ini sebagai langkah dalam modernisasi sistem keamanan dan pemantauan kota.
Dengan integrasi CCTV ini, Pemprov DKI dapat memantau situasi kota secara lebih cepat dan efektif, mulai penanganan darurat, kriminalitas, hingga manajemen lalu lintas.
“Pemasangan CCTV ini akan menjangkau wilayah hingga kelurahan yang ada di Jakarta,” jelasnya.
Untuk diketahui, pemasangan CCTV di sejumlah wilayah DKI Jakarta merupakan bagian dari janji kampanye Pramono Anung bersama Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno.
Untuk permukiman warga, Pemprov DKI Jakarta akan memasang kamera CCTV di 30.000 titik seluruh wilayah Jakarta.
Program ini menelan anggaran sebesar Rp380 miliar dan akan dilaksanakan secara bertahap.(Sofian)
