Presiden Prabowo memastikan para korban mendapatkan penanganan medis terbaik dan memberikan dukungan moril kepada pasien serta keluarga yang terdampak.
Prabowo juga menerima langsung dari jajaran terkait mengenai perkembangan penanganan korban pascakejadian. Pemerintah menegaskan komitmen penanganan insiden dilakukan secara tepat cepat dan menyeluruh.
Sementara, PT Kereta Api Indonesia (KAI) (Persero) menyampaikan kejadian (kecelakaan) insiden operasional di wilayah Stasiun Bekasi Timur, Daerah Operasi 1 Jakarta, berdampak pada perjalanan Kereta Api.
KAI turut menyampaikan duka mendalam atas kejadian ini. Situasi ini membawa kesedihan bagi pelanggan serta keluarga yang menanti kabar. Saat ini, seluruh upaya difokuskan pada evakuasi dan penanganan korban dengan prioritas utama keselamatan dan kondisi setiap penumpang.
240 Penumpang KA Argo Bromo
Seluruh penumpang KA Argo Bromo Anggrek yang berjumlah 240 orang telah berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat.
Kemudian, penanganan difokuskan kepada penumpang KRL yang terdampak. Hingga saat ini, sebanyak 38 penumpang KRL telah dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Para korban dirujuk ke beberapa fasilitas kesehatan terdekat, di antaranya RSUD Bekasi, Primaya Hospital Bekasi Timur, Mitra Plumbon Cibitung, dan RSU Bella Bekasi.
