“Pecahan senapan mengenai aula sekolah, dinding kelas, dan juga kepala korban sehingga korban mengalami luka serius di bagian wajah,” ujar Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Siak, AKP Raja Kosmos Parmulais, Kamis (9/4/2026).
Korban sempat dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, nyawanya tidak dapat diselamatkan.
Pihak kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan sejumlah barang bukti terkait proyek sains tersebut. Material yang digunakan dalam pembuatan alat diduga terdiri dari plastik, potongan besi, serta bubuk hitam yang belum diketahui jenisnya.
“Barang bukti akan dikirim ke Laboratorium Forensik Polda Riau untuk memastikan penyebab pasti ledakan. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi sebelum hasil pemeriksaan keluar,” kata Raja.
Kasus ini kini dalam penanganan aparat kepolisian guna mengungkap secara pasti penyebab insiden yang merenggut nyawa pelajar tersebut.(Vinolla)
