Seiring dengan perkembangan desa tersebut, akses pembiayaan melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari BRI turut memberikan dampak positif bagi peningkatan produktivitas masyarakat. Dukungan tersebut memungkinkan pelaku usaha, termasuk nelayan, untuk meningkatkan kapasitas usaha melalui pemanfaatan peralatan yang lebih modern dan efisien.
Selain itu, transformasi digital juga menjadi bagian penting dalam penguatan ekosistem ekonomi desa. Kolaborasi dengan BRI melalui AgenBRILink menghadirkan kemudahan akses layanan keuangan bagi masyarakat. Berbagai transaksi seperti setor dan tarik tunai, pembayaran, hingga penggunaan QRIS kini dapat dilakukan secara lebih praktis, cepat, dan transparan.
Digitalisasi tersebut turut mendukung peningkatan inklusi keuangan serta memperkuat tata kelola keuangan desa yang lebih akuntabel. Hal ini sejalan dengan upaya menciptakan ekosistem ekonomi desa yang modern dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Lebih lanjut, melalui program Desa BRILiaN, BRI secara aktif mendorong penguatan ekonomi desa melalui pendekatan yang terintegrasi. Program ini berfokus pada pengembangan kapasitas desa melalui empat pilar utama, yaitu penguatan BUMDes dan koperasi desa, digitalisasi layanan keuangan, keberlanjutan ekonomi desa, serta inovasi masyarakat desa.
