Ia juga menyinggung lokasi pembangunan taman yang dinilai kurang tepat sasaran. Menurutnya, beberapa taman justru lebih mudah diakses oleh warga luar Jakarta dibandingkan masyarakat setempat.
Neneng berharap ke depan Dinas Pertamanan dan instansi terkait dapat lebih memperhatikan pemerataan pembangunan ruang terbuka hijau, khususnya di wilayah Jakarta Utara.
Karenanya, politisi yang dikenal low profil itu mendorong agar penyerapan anggaran yang sudah cukup tinggi dapat diimbangi dengan hasil pembangunan yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
“Dengan kepemimpinan yang baru, saya berharap Jakarta Utara bisa menjadi lebih adem, nyaman, dan memiliki ruang terbuka hijau yang memadai,” pungkasnya.(Sofian)
