Dalam sambutannya, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi, menyampaikan bahwa Presiden Prabowo meyakini kunci kemajuan bangsa terletak pada kualitas sumber daya manusia dan pendidikan. Mensesneg juga menekankan pentingnya kesadaran akan konsekuensi dalam meraih cita-cita.
“Kau pengen kimia 10 nilainya atau 100 ya kau harus sadar, harus belajar, enggak bisa enggak belajar. Apapun kau mau masuk TNI, mau masuk Polri, ya kau harus sadar dengan konsekuensinya. Ya harus belajar, ya harus kuat Lari, kau pelajari itu syarat atau tesnya,” kata Mensesneg.
Lebih jauh, Mensesneg menyampaikan bahwa para siswa adalah generasi terpilih yang memiliki tanggung jawab besar terhadap bangsa.
“Mulai hari ini sampai kita menghembuskan nafas yang terakhir camkanlah di dalam hatimu bahwa kau, kau memang terpilih dan dipilih untuk mengabdi kepada bangsa, negara dan rakyat Indonesia,” pesannya.
Pengarahan yang tak kalah membekas datang dari Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono. Menlu mengingatkan pentingnya kepekaan terhadap lingkungan dan menjauhi sikap apatis.
