Manager Public Relations KAI Commuter, Leza, membenarkan kejadian tersebut. Ia menyampaikan bahwa kedua penumpang diamankan dan dibawa ke pos pengamanan untuk dimintai keterangan.
“Karena menimbulkan kegaduhan dan mengganggu kenyamanan pengguna lainnya, petugas pengamanan KRL segera menangani dengan menurunkan keduanya untuk dibawa ke Pos Pengamanan Stasiun Pasar Minggu,” ujar Leza, Jumat (24/4/2026).
Setelah menjalani pemeriksaan, kedua pihak sepakat menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan. Mereka mengakui insiden tersebut dipicu oleh kesalahpahaman posisi saat berada di dalam gerbong yang padat.
“Keduanya menyadari adanya kesalahpahaman dan telah menyampaikan permohonan maaf karena membuat kegaduhan,” tambahnya.
KAI Commuter mengimbau seluruh pengguna KRL untuk tetap menjaga ketertiban dan menghindari tindakan yang dapat memicu konflik selama perjalanan, demi kenyamanan bersama.
Sementara itu, salah satu pihak yang terlibat melalui unggahan media sosial menyampaikan permintaan maaf atas keributan yang terjadi, serta mengingatkan pentingnya kewaspadaan di ruang publik.
