Kritik bernada satire pun bermunculan di tengah tingginya ekspektasi masyarakat terhadap implementasi program MBG. Sejumlah netizen menilai bahwa dengan anggaran yang sama, sektor swasta dinilai mampu menghadirkan makanan yang lebih layak, baik dari sisi tampilan, rasa, maupun variasi.
Fenomena ini terus bergulir dan menjadi bahan diskusi di berbagai platform media sosial. Hingga saat ini, unggahan terkait perbandingan tersebut masih ramai dibagikan dan menuai beragam tanggapan dari publik.
Masyarakat pun berharap polemik ini dapat menjadi bahan evaluasi bagi penyelenggara program MBG. Perbaikan standar kualitas, kandungan gizi, serta porsi makanan dinilai penting agar program ini benar-benar memberikan manfaat optimal bagi anak-anak sebagai penerima utama.(Vinolla)
