Dadan juga membantah adanya keterlibatan BGN dengan produsen susu yang mencantumkan label program pemerintah tersebut. Menurutnya, klaim yang tertulis pada kemasan tidak dapat dipertanggungjawabkan secara hukum maupun administratif.
“BGN tidak ada komitmen dengan produsen manapun untuk menghasilkan susu khusus sekolah,” tegasnya.
Sejauh ini, asal-usul produk tersebut masih menjadi tanda tanya. Muncul spekulasi bahwa susu itu berasal dari sisa distribusi program MBG yang kemudian dialihkan ke pasar komersial. Namun, BGN belum memberikan keterangan lebih lanjut terkait dugaan tersebut.
Pihak berwenang diharapkan segera melakukan penelusuran untuk memastikan sumber produk sekaligus mencegah potensi penyalahgunaan program bantuan pemerintah.(Vinolla)
