Munjirin katakan, ikan jenis lain yang tertangkap oleh jaring akan dilepas kembali ke waduk tersebut agar bisa berkembang biak lebih banyak.
Namun tidak untuk ikan sapu-sapu. Sapu-sapu itu bakal dimusnakan dengan cara di potong terlebih dahulu selanjutnya dikubur.
Sejurus, Munjirin memastikan, setiap hari Jumat seluruh petugas kecamatan di Jakarta Timur bergerak untuk memburu ikan yang dianggap berbahaya bagi ekosistem di kali maupun waduk.
“Ya silakan saja para warga masyarakat yang ingin membantu proses penangkapan ikan sapu-sapu ini untuk bisa dilaksanakan di wilayah masing-masing,” tukasnya.
“Ya ini anjuran sesuai dengan anjuran dari Dinas KPKP bahwa proses penghilangan ikan sapu-sapu ini setelah ditangkap lalu kami kubur,” pungkas eks wali kota Jakarta Selatan. (Joesvicar Iqbal)
