Nah, saat mendapati situasi aman, diduga pelaku langsung menarik kalung dan mendorong anaknya.
Melihat hal itu teman anaknya langsung berteriak pencuri dan maling hingga membuat pelaku panik.
“Mungkin pelaku pas cari temannya enggak ada, dia lempar itu kalung dan lari keluar komplek. Kalau dari CCTV sih sendiri, tapi katanya ada temannya di depan gerbang,” ungkap Heni.
Dia menambahkan, kalung anaknya berhasil selamat, namun menurutnya, pelaku masih berkeliaran dan dinilainya sangat meresahkan. Dikhawatirkan bakal ada anak-anak yang bisa saja menjadi korban lainnya.
Meski beruntung, anaknya tidak sampai mengalami trauma berlebihan pasca kejadian jambret kalung tersebut.
“Kemarin sempat nangis sih pas kejadian, sekarang sudah ceria lagi,” ujarnya.
Perempuan itu pun berharap, keamanan wilayah bisa lebih ditingkatkan lagi supaya peristiwa jambret di tempat tinggalnya tidak terulang lagi.
Heni meminta aparat kepolisian untuk rutin patroli di lingkungannya khususnya saat ramai anak-anak bermain di lapangan.
