“Mungkin juga ada salah saya memakaikan perhiasan ke anak-anak. Lebih ditingkatkan lagi keamanannya karena kejadian jambret kalung ke anak bukan sekali dua kali,” katanya.
Sementara, Ketua RT 02 Junaedi menyatakan tidak berada di lokasi saat kejadian aksi jambret.
Dia baru mengetahui adanya aksi jambret malam hari ketika korban anak memberi kabar ada aksi jambret.
“Saya nongkrong sama warga di pos ronda juga enggak ada yang cerita. Terus kata anak saya ada jambret, saya enggak dapat kabar sama sekali. Setahu saya di RT 11 itu ada maling,” tukas Junaedi di lokasi.
Dia menambahkan, pihak Binmas Polsek Ciracas sudah mendatangi lokasi untuk mengecek tempat kejadian perkara.
Dia juga sudah mengirimkan kronologi lengkap kejadian tersebut ke pihak Binmas maupun Babinsa setempat.
“Makanya tadi pagi saya tanya ke orangtua anak ini,” tutupnya. (Joesvicar Iqbal)
