IPOL.ID – Dua jurnalis Republika, Bambang Noroyono alias Abeng dan Thoudy Badai ditangkap militer Israel (IDF) saat mengikuti misi pelayaran Global Sumud Flotilla (GSF) 2026 yang membawa bantuan kemanusiaan ke Palestina.
Penangkapan terjadi di perairan internasional ketika kapal yang membawa relawan dari berbagai negara diintersepsi oleh pasukan Israel.
Selain kedua jurnalis, terdapat tujuh Warga Negara Indonesia (WNI) lainnya yang ikut dalam rombongan tersebut, sehingga total sembilan orang Indonesia berada di kapal.
Pemimpin Redaksi Republika, Andi Muhyiddin mengecam keras aksi interseptasi oleh militer Zionis tersebut. Andi menegaskan kehadiran dua jurnalisnya di kapal tersebut murni untuk menjalankan tugas jurnalistik dan misi kemanusiaan.
“Para relawan datang bukan membawa senjata, melainkan solidaritas, obat-obatan, bantuan logistik, dan suara nurani dunia untuk warga sipil Palestina yang selama berbulan-bulan menghadapi blokade, kelaparan, dan agresi tanpa henti,” ujar Andi dalam pernyataan resminya dikutip Selasa (19/5).
