Pendekatan kurikulum global ini diwujudkan melalui Global Hotel Simulation, proyek nyata bersama mitra industri, international exposure, serta sertifikasi profesional. Mahasiswa tidak hanya dibekali service excellence, tetapi juga kemampuan bisnis, pemanfaatan teknologi, serta pemahaman mendalam terhadap praktik keberlanjutan seperti green hospitality dan responsible tourism.
Dekan Faculty of Digital Communication and Hotel & Tourism BINUS, Yanti menegaskan bahwa pendidikan hospitality harus mampu mengikuti arah evolusi industri. “Industri hospitality saat ini tidak hanya berubah, tetapi juga berevolusi dengan standar baru, termasuk sustainability. Di BINUS University, melalui Program Hotel Management (HM) dan Business Hotel Management (BHM), kami menyiapkan mahasiswa agar tidak hanya siap masuk ke dunia kerja, tetapi juga siap memahami arah industri dan berkontribusi secara relevan di dalamnya,” ujarnya di Kampus Binus University Bekasi, Selasa (5/5/2026).
Ia menambahkan, kombinasi service excellence, business mindset, kapabilitas digital, dan kesadaran keberlanjutan menjadi fondasi utama. “Kami ingin lulusan BINUS tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga memiliki perspektif strategis dan tanggung jawab terhadap masa depan industri yang lebih berkelanjutan,” tambahnya.
